Kapan nikah?
Akhirnya kembali kesini setelah sekian lama! Dan kian terasa asing ya dengan aktivitas menulis ini, hehe. Akhir-akhir ini, rasanya kian terganggu dengan pertanyaan 'kapan nikah?', yang sering kali berkembang menjadi pertanyaan intimidatif lain yang memojokkan. Dianggap terlalu pilah-pilih, terlalu pasif, mirisnya dianggap terlalu abai dengan 'norma sosial'. Padahal aku tidak melanggar norma sosial dengan aku belum menikah hingga saat ini. Tidak jarang pertanyaan-pertanyaan ini justru datang dari orang terdekat, dari keluarga, bahkan dari orang tua. Dianggap egois karena tidak memikirkan orang tua dari ancaman tekanan sosial. Masalahnya, pernikahan kan bukan hal yang sesederhana itu. Menikah adalah keputusan besar yang melibatkan banyak hal, bukan sekedar akad dan selesai. Justru menikah bisa jadi gerbang menuju masalah yang lebih besar jika dilakukan dengan sembrono kan? Bukannya anti atau menolak untuk menikah, tapi karena memang belum ada orangnya, belum ada momen be...